Kajen, 5 Mei 2024 - RSUD Kajen peringati Hari Asma Sedunia. Tanggal 5 Mei 2024 ditetapkan sebagai Hari Asma Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit asma di seluruh dunia.
Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Selain sulit bernapas, penderita asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk, dan mengi. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik muda atau tua. Gejala asma dapat berbeda-beda pada setiap individu. Dikutip dari laman Kemenkes, berikut gejala umum penyakit asma yang perlu diwaspadai masyarakat. Mengenali gejala sedini mungkin, dapat memberikan pengobatan yang tepat.
- Batuk
- Sesak napas
- Napas berbunyi atau mengi
- Nyeri dada
- Dada terasa berat
- Kesulitan berbicara
Untuk mencegah Asma, ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan, antara lain:
1. Mewaspadai timbulnya Gejala Asma
Sobat sehat perlu memahami dan mewaspadai beberapa Gejala Asma seperti batuk, mengi, atau sesak napas. Sebaiknya, jika sudah mengalami Gejala tersebut langsung periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.
2. Hindari Pemicu Asma
Identifikasi faktor Pemicu Asma Anda dan hindari paparan terhadap pemicu tersebut sebisa mungkin. Beberapa pemicu penyakit tersebut yang umum meliputi debu, tungau debu, bulu binatang, serbuk sari, polusi udara, asap rokok, dan cuaca dingin.
3. Jaga kebersihan lingkungan
Bersihkan rumah secara teratur seperti rutin mengganti sprei dan menyapu lantai untuk mengurangi paparan terhadap alergen seperti tungau debu dan bulu binatang.
4. Jalani Vaksinasi Flu dan Pneumonia secara teratur
Lakukan Vaksinasi Flu dan Pneumonia secara teratur agar dapat mencegah timbulnya penyakit Asma. Selain itu, menggunakan masker ketika bepergian ke luar rumah juga dapat membantu mengurangi risiko paparan terhadap faktor Pemicu Asma.
5. Atur pola hidup sehat
Mengatur pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga dalam intensitas ringan secara teratur, dan tidak merokok menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk mencegah penyakit tersebut.
6. Turunkan berat badan bila menderita obesitas
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita obesitas dapat meningkatkan risiko terkena Asma atau memperburuk Gejala Asma yang sudah ada. Hal ini terkait dengan fakta bahwa kelebihan berat badan dapat memengaruhi fungsi paru-paru dan sistem pernapasan, serta memperburuk peradangan pada saluran udara.
7. Mengelola stres dengan baik
Stres dapat memicu serangan Asma pada beberapa orang. Cobalah teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau pernapasan dalam untuk mengelola stres.